Bagaimana Jika

4 bulan yang lalu


Suatu ketika saya merencanakan perjalanan mengelilingi Asia Tenggara selama satu bulan. Saya mengajak teman baik saya, dan dia tertarik untuk ikut bergabung. Namun setidaknya saya harus bertemu ayahnya meminta izin mengajaknya pergi. Sang ayah memberinya izin tapi tetap saja diliputi banyak kekhawatiran.
“Jadi kalian nanti numpang-numpang nginep gitu, kalau ternyata yang ditumpangi jahat gimana?”
“Kalau kehabisan duwit gimana?”
“Trus bagaimana kalau kerampokan?”
Kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa mendatang. Tentu kita berharap hal-hal baik akan kita jumpai, tapi bisa jadi sesuatu yang mengecewakan dan menyedihkan justru menghampiri. Namun apapun yang ada di depan sana, kita harus kuat sekaligus memasrahkan diri pada yang Maha Kuat.
Begitu juga dengan traveling, yang memberikan banyak hal tak terduga dan memacu adrenalin mengalir dengan deras. Kehidupan yang asing di luar lingkaran keseharian tentu akan menjadikan kita tidak nyaman, bingung, khawatir hingga perlu bantuan orang lain. Karenanya kita harus membuka diri terhadap apapun, membiarkan diri kita dibimbing. Dan juga percaya, di depan akan muncul kejutan-kejutan yang akan membuat lebar pupil mata kita.
Kita tak akan mendapatkan apa-apa jika berpikiran sempit saat traveling. Tujuan perjalanan pun bukan sekadar tempat atau destinasi, namun sudut pandang baru dalam melihat sesuatu. Entah itu baik ataupun buruk. Saat berpetualang, kita bukan diri kita lagi. Kita harus memasrahkan diri pada hal-hal & tempat-tempat yg akan menjadi pengalaman individual.
Perjalanan membuat kita berada dalam kondisi kemanusiaan yang paling pribadi dan hakiki, yakni kesunyian. Sekalipun kita bersama teman. Di kesunyian traveling ini, tanpa kita sadari, adalah jalan yang berujung pada Kekuasaan Terbesar.
Ayah teman saya menunggu jawaban dari kekhawatiran-kekhawatirannya tersebut. Lalu kata-kata meluncur dari mulut saya,
“Ah Om.. Seperti nggak percaya Tuhan saja!”.
5  Suka  1 Komentar

Silahkan login atau mendaftar terlebih dahulu untuk memberikan komentar ke konten ini


Muchamad Nugie