Kondangan

3 bulan yang lalu


Selama beberapa bulan backpacking di India, saya dua kali datang kondangan. Seperti halnya di Indonesia, di India juga ada bulan-bulan musim kawin. Pada saat musim itu tiba, banyak arak-arakan pernikahan di jalan. Pengantin ditandu atau menunggang kuda putih, diiringi para pengaraknya lengkap band pengiring musik, dan semuanya berjalan sambil joged.

Arak-arakan itu kadang berhenti pada orang-orang yang memberi restu dengan menaburkan uang dan bunga sambil menari. Rombongan berjalan menuju kuil dan kembali ke rumah atau gedung dengan segala kehebohannya. Pesta di rumah atau gedung seringkali diselenggarakan selama tujuh hari, pastinya musik dan tarian selalu ada. Jadi bukan hanya di film-film orang India itu joged.

Diundang ke kondangan warga lokal seperti ini tidak mungkin saya dan teman-teman lewatkan. Kami terpukau melihat banyak makanan unik. Layaknya kucing garong yang disuguhi ikan asin, langsung kalap mencoba semuanya. Dan sebagai orang asing, kami serasa artis karena selalu disapa, diajak berbincang dan tentu saja diminta berfoto bersama tamu-tamu lainnya. Dan lagi-lagi semuanya harus ikut joged.

Kondangan kedua kalinya, saya diajak oleh seorang kepala sekolah tempat saya menumpang tinggal (saya sempat nebeng di sebuah sekolah) ke pernikahan mewah keluarga penyandang dana sekolah tersebut. Lokasi penyelenggaraannya seluas lapangan bola, setiap sudut dipenuhi bermacam stand dan panggung, dari panggung pengantin dan keluarganya, stand makanan, tempat khusus bersantai, music, permainan dan lain-lain. Dan pesta yang saya datangi kali ini ditutup dengan pesta kembang api di angkasa layaknya tahun baru. Megah. Tentu saja diiringi music dan joged.

4  Suka  0 Komentar

Silahkan login atau mendaftar terlebih dahulu untuk memberikan komentar ke konten ini


Muchamad Nugie