Purnama

4 bulan yang lalu


Kita tentu mengetahui bahwa makhluk, benda dan segala entitas di semesta ini saling mempengaruhi antara satu dengan yang lain. Beberapa hal telah kita pelajari melalui ilmu pengetahuan, namun tentunya banyak hal lain yang belum kita ketahui. Terkadang pengetahuan kita juga tidak serta merta membuat kita menyadari fenomena dalam hidup ini. 

Seperti bulan purnama yang bagi banyak orang hanyalah fenomena alam keindahan di langit malam. Tapi bagi masyarakat yang tinggal di pantai dan berada di belahan bumi yang mengalami bulan purnama tentu akan menyaksikan air laut yang pasang dan perubahan perilaku hewan laut. 

Bulan purnama bahkan bisa berdampak langsung ke beberapa individu. Ada yang merasakan sakit kepala, sakit perut atau perasaannya lebih sensitif.  Ada yang lebih bersemangat dan ada pula yang emosinya menjadi tak terkendali. Sehingga tidak aneh jika dalam bahasa Inggris menyebut orang berperilaku tidak wajar tersebut dengan istilah lunatic karena dianggap berhubungan dengan lunar (bulan). 

Pada jalan spiritualisme, momen tengah bulan ini biasanya diisi dengan sebuah ritual. Dalam Islam terdapat puasa ayyamul bidh yakni puasa sunnah tiga hari pada pertengahan bulan kalender lunar, sementara umat Hindu melaksanakan puja purnama, sembahyang purnama dijalankan umat Buddha, dan ada pula yang melakukan meditasi purnama, serta berbagai macam tradisi lainnya. 

Dengan menyadari fenomena alam yang terjadi dan melakukan prosesi ritual yang diyakini masing-masing pribadi tersebut, diharapkan mampu menetralisir dampak gravitasi bulan tersebut terhadap manusia. Jika lautan saja bisa terjadi pasang naik & surut karena bulan purnama, apalagi darah dan sel-sel dalam tubuh manusia yang ringkih ini. 

4  Suka  0 Komentar

Silahkan login atau mendaftar terlebih dahulu untuk memberikan komentar ke konten ini


Muchamad Nugie