Yak

4 bulan yang lalu


Pertama kali mengenal jenis binatang ini dari teka-teki silang (TTS) dengan salah satu pertanyaan populernya, “Hewan di pegunungan Himalaya”. Yak adalah sejenis sapi berbulu tebal yang merupakan hewan asli di wilayah pegunungan Himalaya. ⁣

Saat trekking ke Everest Base Camp, saya berkesempatan berjumpa dengan binatang yang namanya cukup mengisi tiga kotak di TTS ini. Bentuknya mirip banteng, lengkap dengan tanduk di bagian kepala yang bisa mencapai panjang 1 meter sementara beratnya bisa mencapai 1.000 kilogram. Karena tinggal di lingkungan yang dingin, bulunya sangat lebat menutupi seluruh tubuh. ⁣

Yak sudah menjadi hewan andalan penduduk kawasan Himalaya selama ratusan tahun. Mereka memanfaatkan susu, bulu, daging, hingga tenaganya. Yak dimanfaatkan sebagai media transportasi utama kebutuhan logistik antar desa di dataran tinggi ini. Di dataran yang lebih rendah, penduduk biasanya memanfaatkan keledai sebagai media transportasi logistiknya. ⁣

Susu yak juga sering diolah menjadi keju yang populer di Nepal dengan nama chhurpi. Di samping itu mentega dari susu yak merupakan bahan dari teh mentega Tibet yang cukup terkenal. Adapun bulu-bulunya, tentu saja menjadi bahan pakaian yang menghangatkan di udara Himalaya yang dingin. ⁣

Selain diternakkan, saya juga melihat yak-yak liar di sudut-sudut Himalaya yang tak terjamah manusia. Binatang ini memakan lumut-lumut jika tidak menjumpai rerumputan yang relatif jarang tumbuh di dataran tinggi. Bahkan beberapa kali saya menjumpai mereka memakan kotorannya sendiri yang sudah kering. ⁣

3  Suka  0 Komentar

Silahkan login atau mendaftar terlebih dahulu untuk memberikan komentar ke konten ini


Muchamad Nugie